Featured

Tak Boleh Berlebihan, Ini 4 Kondisi Anda Harus Setop Minum Air


Jakarta – Berlebihan minum air itu ternyata tidak baik. Meskipun air baik bagi tubuh namun itu semua ada batasannya. Tak boleh berlebihan dan merugikan tubuh.

Ada sejumlah hal buruk yang akan terjadi jika Anda terlalu banyak minum air. Untuk mengetahui apakah tubuh sudah terlalu banyak air akan terasa efeknya.

Tubuh Anda sendiri akan mengirimkan sinyal itu. Jika sudah merasakan salah satu dari pertanda ini maka hentikan minum air. Atau beristirahat untuk sejenak.

Seperti dikutip dari laman Prevention.com, berikut 4 tanda jika Anda sudah banyak mengonsumsi air.

1. Saat Anda Sedang Makan Besar

Ilustrasi Minum Air Putih/copyright shutterstock.com

Ini adalah salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi beberapa kalori: Minumlah segelas air sebelum makan (atau ketika rasa lapar melanda).

Dengan cara itu, Anda secara alami akan makan sedikit lebih sedikit karena cairan itu sudah mengambil ruang di lambung Anda.

Tetapi untuk alasan yang sama, minum terlalu banyak air sebelum atau selama makan berat dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Minum lebih banyak air hanya akan membuat Anda merasa lebih buncit.

2. Saat Anda Melakukan Latihan yang Sangat Intens

ilustrasi minum air putih/pexels

Kita kehilangan elektrolit, seperti kalium dan natrium, melalui keringat. Jika Anda benar-benar berkeringat, Anda harus mengganti nutrisi penting tersebut, yang tidak ditemukan dalam air putih.

Namun, air terlalu banyak jangan dilakukan di sela-sela kegiatan itu. Sebab, Anda bisa menjadi kembung dan ruang gerak jadi sedikit.

Setelah melakukan aktivitas padat itu, Anda mungkin bisa mendapatkan dorongan yang sama dari air kelapa, yang secara alami memiliki tinggi kalium, magnesium, natrium, dan vitamin C tanpa kalori yang banyak.

3. Setelah Sudah Kembung Minum Air

Ini sangat jarang terjadi, tetapi meminum air terlalu banyak bisa membuat kesehatan Anda berisiko.

Salah satu risiko terlalu banyak minum adalah bisa menenggelamkan keseimbangan garam alami tubuh Anda.

Bisa menjadi terlalu rendah natrium, suatu kondisi yang dikenal sebagai hiponatremia. Seorang atlet mungkin tergoda untuk terus minum sepanjang maraton (atau setelahnya), yang menyebabkan pembengkakan sel yang dapat menyebabkan mual, muntah, kejang, dan bahkan kematian.

4. Bagaimana Tahu Kadar Air Tubuh Cukup?

Anak Bisa Terkena Batu Ginjal karena Kurangnya Asupan Cairan Padahal Anak Senang Bermain (Ilustrasi/iStockphoto)

Lupakan aturan “8 gelas sehari”, tetapi lihatlah di warna air kencing Anda di toilet. Jika Anda melihat warna limun ringan, Anda telah mencapai status hidrasi optimal.

Jika Anda hanya melihat urin yang bening di dalam mangkuk, Anda mungkin dapat mengurangi sedikit asupan air. Kuning gelap bisa menjadi pertanda saatnya untuk minum.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to top button